Kamis, 01 Agustus 2024

Makna dan Lirik Lagu The Strokes - The Adults Are Talking


Siapa yang tidak kenal dengan dentuman drum yang presisi dan dualisme gitar yang saling bersahutan khas The Strokes? Sebagai pembuka album The New Abnormal (2020), "The Adults Are Talking" bukan sekadar lagu comeback, melainkan sebuah pernyataan sikap yang dibalut dalam estetika indie rock yang sangat matang.

Berikut adalah lirik lagu The Strokes - The Adults Are Talking

They've been sayin', you're sophisticated
(Mereka selama ini mengatakan, kau orang yang berpengalaman)

They're complaining, over-educated
(Mereka mengeluh, kau terlalu berpendidikan)

You are saying all the words I'm dreaming
(Kau mengatakan semua kata-kata yang aku impikan)

Say it after me - 2x
(Ucapkanlah setelah aku)

They will blame us, crucify, and shame us
(Mereka akan menyalahkan kita, menyucikan, dan mempermalukan kita)

We can't help it, if we are a problem
(Kita tidak bisa berbuat apa-apa, jika kita dianggap sebagai masalah)

We are trying hard to get your attention
(Kami berusaha keras untuk mendapatkan perhatianmu)

I'm climbing up your wall
(Aku sedang memanjat dindingmu)

Climbing up your wall
(Memanjat dindingmu)

Don't go there, 'cause you'll never return
(Jangan pergi ke sana, karena kau takkan pernah kembali)

I know you think of me, when you think of her
(Aku tahu kau memikirkanku, saat kau memikirkannya)

But then it don't make sense when you're trying hard
(Tapi kemudian itu tidak masuk akal saat kau mencoba dengan keras)

To do the right thing but without recompense
(Untuk melakukan hal yang benar tapi tanpa imbalan)

And then you did something wrong and you said it was great
(Dan kemudian kau melakukan sesuatu yang salah dan kau bilang itu hebat)

And now you don't know how you could ever complain
(Dan sekarang kau tidak tahu bagaimana kau bisa mengeluh)

Because you're all confused, 'cause you want me to
(Karena kau sangat bingung, karena kau menginginkanku untuk—)

But then you want me to do it the same as you
(Tapi kemudian kau ingin aku melakukannya sama sepertimu)

You were waiting for the elevator
(Kau sedang menunggu lift)

You were saying, all the words I'm dreaming
(Kau mengatakan, semua kata-kata yang aku impikan)

No more asking, questions or excuses
(Tak ada lagi bertanya, pertanyaan atau alasan)

The information's here, here and everywhere
(Informasinya ada di sini, di sini dan di mana-mana)

Don't go there, 'cause you'll never return
(Jangan pergi ke sana, karena kau takkan pernah kembali)

I know you think of me, when you think of her
(Aku tahu kau memikirkanku, saat kau memikirkannya)

But then it don't make sense when you're trying hard
(Tapi kemudian itu tidak masuk akal saat kau mencoba keras)

To do the right thing but without recompense
(Untuk melakukan hal yang benar tapi tanpa imbalan)

And then you did something wrong and you said it was great
(Dan kemudian kau melakukan sesuatu yang salah dan kau bilang itu hebat)

And now you don't know how you could ever complain
(Dan sekarang kau tidak tahu bagaimana kau bisa mengeluh)

Because you're all confused, 'cause you want me to
(Karena kau sangat bingung, karena kau menginginkanku untuk—)

But then you want me to do it the same way as you, and, but
(Tapi kemudian kau ingin aku melakukannya dengan cara yang sama sepertimu, dan, tapi)

I don't, I don't want anything
(Aku tidak, aku tidak menginginkan apa pun)

I know it's not, it's not your fault
(Aku tahu itu bukan, itu bukan salahmu)

I don't want anyone
(Aku tidak menginginkan siapa pun)

As I do, it's not for you
(Seperti yang aku lakukan, ini bukan untukmu)

(Para pemegang saham)

Same shit, a different life
(Omong kosong yang sama, kehidupan yang berbeda)

I'll get it right some time
(Aku akan menyelesaikannya dengan benar suatu saat nanti)

Oh, maybe not tonight - 5x
(Oh, mungkin tidak malam ini)

Yeah boy, here we go
(Ya kawan, ayo kita mulai)

And a one, and a two, and a three
(Satu, dua, dan tiga)

Here we go friends (Hold on, I can't)
(Ayo teman-teman (Tunggu, aku tidak bisa))

Maybe that's a kooky situation
(Mungkin itu situasi yang aneh)

So let's go back to the old key, old tempo, everything
(Jadi mari kita kembali ke kunci nada lama, tempo lama, semuanya)

Minggu, 28 Juli 2024

Makna Lagu The Strokes - Selfless

Album : The New Abnormal

 "The Strokes," salah satu band rock indie paling berpengaruh sejak awal tahun 2000-an, telah mengeluarkan berbagai lagu yang menggugah perasaan. Salah satu lagu yang menonjol dari album keenam mereka, "The New Abnormal" (2020), adalah "Selfless." 

Lagu ini menawarkan lirik yang dalam dan penuh makna, disertai dengan melodi khas The Strokes yang menghanyutkan. Artikel ini akan mengulas makna di balik lagu "Selfless," membedah liriknya, dan mengeksplorasi tema-tema yang diangkat dalam lagu ini.

"The New Abnormal" merupakan album yang dirilis pada April 2020, di tengah pandemi global. Album ini menandai kembalinya The Strokes setelah absen selama tujuh tahun. "Selfless" adalah lagu kedua dalam album ini, dan seperti banyak lagu dalam album ini, mencerminkan perasaan introspektif dan reflektif.

Berikut lirik dari Lagu The Strokes - Selfless

Can the dark side light my way out? Yeah(Bisakah sisi gelap menerangi jalan keluarku?)
Lay your hand across my face, yeah(Letakkan tanganmu di wajahku)
Time we lost, that's all my fault
(Waktu yang hilang, itu semua salahku)
Please don't be long
(Tolong jangan lama-lama)
'Cause I want you now
(Karena aku menginginkanmu sekarang)
I don't have love
(Tak ada cinta)
Without you 'round
(Tanpamu di sisi)
Life is too short
(Hidup ini terlalu singkat)
But I will live for you
(Tapi aku akan hidup untukmu)
How did this fit in your story? Yeah
(Mengapa ini sesuai dengan kisahmu?)
Why'd you let them judge your body? Yeah
(Mengapa kau biarkan mereka menilai dirimu?)
I'll be waitin' there outside, yeah
(Aku akan menunggu disana)
Please don't be long
(Tolong jangan lama)
'Cause I want your all
(Karena aku menginginkanmu seutuhnya)
I don't have fun
(Aku tak memiliki kebahagiaan)
Without your love
(Selain cintamu)
Life is too short
(Hidup ini terlalu singkat)
But I will live for you
(Tapi Aku akan hidup untukmu)
You're muckin' off
(Kau menyia-nyiakannya)
But I will live for you, my selfless love
(Tapi Aku akan hidup untukmu, cintaku tanpa pamrih)
Bite my tongue, I wait my turn
(Gigit lidahku, Aku kan menunggu giliranku)
I waited for a century
(Aku menunggu satu abad lamanya)
Waste my breath, no lessons learned
(Sungguh sia-sia, tak ada pelajaran yg kudapat)
I turn and face the enemy
(Aku berbalik dan menghadap musuh)
I'm not scared, just don't care
(Aku tidak takut, hanya tidak peduli)
I'm not listenin', you hear?
(Aku tidak mendengar, apa kau dengar?)
He's never there, I don't care

(Dia tak pernah ada, Aku tak peduli)
I can't tell you what and where
(Aku tak bisa memberitahumu apa dan dimana)
YeahYeah


Itulah lirik dan terjemahan yang dapat kami sampaikan. Lagu "Selfless" dari The Strokes mengajak kita merenungkan tentang cinta, pengorbanan, dan keinginan untuk tetap bertahan meskipun dihadapkan pada tantangan dan kesulitan. 

Melalui lirik yang penuh emosi dan melodi yang memikat, The Strokes berhasil menyampaikan pesan bahwa cinta sejati adalah tentang kesediaan untuk menempatkan orang lain di atas diri sendiri dan terus berjuang demi mereka.

Sebagai penutup, "Selfless" mengingatkan kita bahwa dalam hubungan, ketulusan dan kesabaran adalah kunci untuk menghadapi segala rintangan bersama.

Makna dan Lirik Lagu The Strokes - The Adults Are Talking

Album : The New Abnormal Siapa yang tidak kenal dengan dentuman drum yang presisi dan dualisme gitar yang saling bersahutan khas The Strokes...